Indonesia Kembali Gagal Menjadi Juara Umum Dan Klasemen Medali SEA Games 2025 Thailand

 

Indonesia Kembali Gagal Menjadi Juara Umum Dan Klasemen Medali SEA Games 2025 Thailand

 








Bandung, Informatika News Line, 21/12/2025
Pencapaian Para Atlet Indonesia Di SEA Games melampaui target awal 80 emas. Team Indonesia berasil meraih 91 emas, dari total 333 medali yang berhasil dikumpulkan oleh team SEA Games Indonesia. Meskipun melampaui target, Indonesia masih gagal meraih juara umum. Akan tetapi lebih baik posisinya dibandingkan Sea Games 2023 yang lalu, yang menempatkan Indonesia hanya di peringkat ketiga.  

 

Baca Lebih Lengkap Di Informatika News Line

Lihat Link Lengkap Di Bawah Ini 

http://www.informatikanewsline.my.id/2025/12/meski-lampaui-target-indonesia-gagal.html


Sementara itu tuan rumah Thailand berhasil meraih 233 medali emas meraih juara umum dalam Sea Games 2025 ini. Sebanyak 500 medali berhasil dikumpulkan oleh Thailand, meninggalkan jauh Indonesia di posisi runner up. Perolehan medali emas Indonesia kalah jauh dari total medali emas yang berhasil diraih oleh Thailand.

Di posisi ketiga Vietnam membayangi Indonesia dengan 87 emas, hanya berjarak 4 medali emas saja. Vietnam sempat menjadi juara umum pada Sea Games 2023 yang lalu, akan tetapi posisinya disingkirkan oleh Thailand dan Indonesis pada Sea Games 2025 ini. 

Vietnam juga berhasil meraih medali emas di cabang olahraga sepak bola putra, setelah menyingkirkan Thailand 3-2, lewat drama perpanjangan waktu. Sementara team sepak bola putra Indonesia sendiri gagal masuk ke semifinal, padahal di Sea Games 2023 di Kamboja yang lalu, team sepak bola Indonesia, berhasil meraih medali emas.

Malaysia yang akan menjadi tuan rumah pada Sea Games 2027 yang akan datang, hanya puas berada di posisi keempat, dengan hanya meraih 57 emas saja. Posisi Malaysia ini diancam oleh Singapura yang berhasil meraih 52 emas, dan Filipina 50 emas.

SEA Games 2025 yang dibuka pada 9 Desember 2025 dan resmi ditutup, Sabtu (20/12/2025) malam. Upacara penutupan (Closing ceremony) SEA Games 2025 Thailand, digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand. Penutupan Sea Games berlangsung meriah. Gelar atraksi perpaduan musik, cahaya, dan ritual tradisi Thailand, menenggelamkan konflik peperangan yang sedang terjadi antara Thailand dan Kamboja. 

Team Kamboja sendiri mengundurkan diri pada awal pelaksanaan Sea Games 2025, setelah meletus pertempuran di perbatasan kedua negara tersebut. Team Kamboja sama sekali tidak mengumpulkan medali.

Selain diwarnai peperangan antar anggota Negara Asean, Sea Games 2025 kali ini juga mencatat Prestasi dari Ratu Thailand, Suthida (47 Tahun) yang masih terlihat cantik. Ratu Suthida, yang juga memimpin kontingen Sea Games Thailand 2025, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyumbangkan medali emas di cabang olahraga layar, menyingkirkan team dari Malaysia dan Myanmar. 



 

Keberhasilan Ratu Suthida ini meneruskan tradisi kemenangan di nomor sailing/layar, yang pada tahun 1967 pernah ditorehkan oleh Raja Thailand Bhumibol bersama putri sulungnya, Putri Ubolratana Rajakanya, dan berhasil meraih emas. Ratu Suthida, menantu mendiang Raja Bhumipol, yang diperistri oleh Raja Thailand saat ini, Maha Vajiralongkorn (Rama X), yang tubuhnya terkenal dipenuhi oleh Tatto. Ratu berhasil meneruskan tradisi keluarga kerajaan Thailand merajai nomor sailing/layar di Sea Games.

Sementara itu pecahan Indonesia, Timor Leste, anggota baru Asean ke-11, yang diterima menjadi anggota penuh ASEAN sejak 26 Oktober 2025 (pada saat KTT ASEAN Ke-47 di Kuala Lumpur), berada di posisi buncit dengan mengumpulkan 8 medali zonder medali emas. Timor Leste menyusul Kamboja yang menjadi anggota ASEAN ke-10 sejak tahun 1999 yang lalu.

Prosesi upacara penutupan dimulai dengan pemadaman obor sebagai simbol berakhirnya kompetisi selama dua pekan. Setelah itu dilanjutkan penyerahan bendera SEA Games kepada tuan rumah berikutnya, Malaysia.

Stadion Rajamangala berubah menjadi lautan warna berkat permainan cahaya berteknologi tinggi yang menari di seluruh sudut venue. Pertunjukan musik dan budaya kemudian menyulut antusiasme ribuan penonton hingga menciptakan atmosfer penutupan yang meriah namun tetap penuh penghormatan.

Rangkaian acara juga menghadirkan parade atlet yang mewakili berbagai negara peserta. Parade tersebut menjadi tanda kebersamaan sekaligus simbol berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan SEA Games 2025.

Defile kontingen Merah Putih dipimpin langsung Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, dengan atlet ice skating, Kierana Alexandra Laut, yang dipercaya sebagai flag bearer, pembawa Sang Saka Merah Putih.

 

KLASEMEN AKHIR PEROLEHAN MEDALI

 

1.    Thailand        233    154    113     500
2.    Indonesia        91    112    130      333
3.    Vietnam           87    81    110       278
4.    Malaysia        
  57    57    117       231
5.    Singapura        52    61    89         202
6.    Filipina        
    50    72    154       276
7.    Myanmar         3      21      49        73
8.    Laos            
     2      9        28        39
9.    Brunei            
  1      3        5          9
10.  Timor Leste     0      1         7         8
11.  Kamboja        Mengundurkan diri

 Total Medali         576   571    802   1949


Secara resmi pada saat pembukaan Asean Games 2025, terdapat 573 nomor lomba yang dipertandingkan, setelah sebelumnya ditetapkan ada 574 nomor lomba yang kemudian menghapus 1 nomor lomba layar (sailing). Akan tetapi medali emas yang diperebutkan menjadi lebih banyak 576 karena adanya beberapa kebijakan dalam pertandingan yang disesuaikan dengan kondisi pertandingan di lapangan. Demikian juga jumlah total medali perak dan perunggu yang diperebutkan berbeda dengan jumlah total medali emas, karena adanya beberapa kebijakan teknis di tiap nomer lomba, dan adanya cabang eksebisi olah raga tradisional 

Tercatat, ada 3 cabang olahraga eksebisi (demonstrasi) resmi diluar 573 nomor lomba yang telah diumumkan. Terdapat nomor lomba eksebisi : Air Sport (Paragliding dan Paramotor), Flying Disc (Ultimate dan Disc Golf), dan Tug of War (Tarik Tambang), termasuk adanya olah raga Mixed Martial Arts (MMA), dan juga olahraga lain seperti Esports (Mobile Legends, EA FC Online, Free Fire, Magic Chess) yang dipertandingkan sebagai nomor resmi atau dengan status khusus, bukan eksebisi. Selain itu ada juga katagori Extreme Sports: Panjat Tebing, Ski Air dan Wakeboard, Skateboard, dan Jetski yang masuk kategori 'Extreme Sports' ini yang dipertandingkan. Panitia Lomba Sea games 2025, Thailand, menyelenggarakan 50 Cabor Resmi & 3 Eksebisi, dengan 573 nomor lomba. Total medali yang diperebutkan di akhir event Sea Games sebanyak 1949 medali. (vijay)

 

 

 

0 Komentar